Tips Pemangkasan Pohon Kelengkeng Agar Berbuah Lebat

Infarm
04 March 2026
.
Tips Pemangkasan Pohon Kelengkeng Agar Berbuah Lebat
6901
.

Kelengkeng atau dikenal juga dengan nama lengkeng merupakan tanaman buah-buahan yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman kelengkeng dapat tumbuh tinggi hingga mencapai 40 meter dan diameter batang 1 meter.

Salah satu masalah yang sering dihadapi adalah pohon kelengkeng yang terus tumbuh menjulang tinggi namun tidak pernah berbuah. Nah, permasalaha ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti penggunaan pupuk, bisa juga minimnya pemangkasan pada tanaman tersebut

Baca Juga: 5 Cara Menanam Kelengkeng dari Biji Agar Cepat Berbuah

Pemangkasan Pohon Kelengkeng

Pemangkasan merupakan salah satu bentuk pemeliharaan pohon kelengkeng yang dapat menunjang pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Teknik ini harus disesuaikan dengan umur serta fase perkembangan tumbuhan. Teknik yang digunakan harus sesuai agar pemangkasan tidak menimbulkan gangguan di tumbuhan.

Pemangkasan pohon kelengkeng memiliki dua tujuan, yaitu membuat tajuk tumbuhan supaya terlihat bagus serta merangsang pembungaan. Pemangkasan ini terbagi dari pangkas bentuk, pemeliharaan, dan peremajaan.

1. Pemangkasan Bentuk
Proses pemangkasan bentuk dilakukan saat tanaman masih muda dan batangnya tumbuh dengan ketinggian 160 sampai 225 cm. Pemangkasan bentuk ini dilakukan pada batang pokok dengan ketinggian 150 hingga 175 cm dari permukaan tanah.
 
Sisakan ranting yang dipangkas sepanjang 30 sampai 40 cm atau sekitar 2/3 panjang ranting. Waktu yang tepat untuk memangkas bentuk yaitu saat musim hujan. Pemangkasan ini dilakukan sebanyak tiga kali. Pada saat pemangkasan yang ketiga, sisakan 2 ranting agar bisa terus tumbuh.
 
Pemangkasan bentuk bertujuan untuk mempertahankan tinggi tanaman. Dalam pelaksanaannya bisa dilakukan kembali setelah waktu panen selesai, khususnya untuk penanaman yang menerapkan jarak tanam yang rapat.
 
2. Pemangkasan Pemeliharaan
Pemangkasan pemeliharaan dapat dilakukan terhadap tanaman kelengkeng usia produktif dengan rentang umur sekitar 2-3 tahun. Pemangkasan ini dilakukan pada tanaman yang belum berbuah dan biasa dilakukan pada awal musim hujan. Dua minggu sebelum pemangkasan, perlu melakukan pemupukan supaya pertumbuhan pohon kelengkeng optimal.
 
Cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah yakni dengan memotong cabang air yang tumbuh liar. Pemangkasan juga perlu dilakukan pada dahan dan ranting yang terlalu rapat, bersilangan, ataupun tersembunyi dan terlindung. Pangkas juga cabang atau ranting yang tumbuh membelok ke arah dalam dan tumbuh ke bawah.
 
Lakukan pula pemangkasan terhadap tajuk bagian atas dengan posisi mundur satu ruas dari ujung ranting supaya ketinggian optimal tanaman (3-3,5 m) tetap bisa dipertahankan. Hal ini juga berguna untuk tetap mengoptimalkan penerimaan sinar matahari.
 
3. Pemangkasan Peremajaan
Pangkas peremajaan dilakukan pada pohon yang sudah tua, hal ini bisa ditandai dengan cabang atau rantingnya sudah tidak subur, tidak segar, dan produksinya sudah sangat menurun. Proses pemangkasan ini dilakukan saat awal musim hujan dan dua minggu sebelumnya tanaman harus  dipupuk.
 
Pemangkasan peremajaan tanaman kelengkeng cukup dilakukan sekali saja. Jika terlalu sering menyebabkan panen buah kelengkeng menurun.
 
Dapatkan update artikel pilhan dan sharing tanaman setiap hari dari Infarm.id. Mari bergabung di Grup Komunitas Telegram “Berkebun Bersama Infarm”, caranya klik link https://t.me/berkebunbersamainfarm, kemudian join. Anda harus install aplikasi telegram terlebih dahulu di ponsel.

Artikel Trending