5 Tanaman Buah Dalam Ruangan yang Bisa Tumbuh Subur, Lebih Efisien Tempat
Infarm
04 March 2026
.
3504
.
Tanaman buah dalam ruangan – Sebagian besar orang manganggap bahwa tanaman buah hanya bisa tumbuh diluar ruangan, namun saat ini ada beberapa tanaman buah yang dapat tumbuh didalam ruangan.
Pada dasarnya memang tanaman buah memerlukan penyinaran matahari yang cukup, sekitar 8 jam per hari. Tetapi, kalian bisa mengakalinya dengan menaruh tanaman pada area yang teopat meskipun didalam rumah. Kalian bisa meletakkan pada tempat yang terang didalam rumah, seperti halaman rumah atau didekat jendela.
Jenis tanaman buah dalam ruangan yang dibudidayakan disarankan tanaman buah yang cocok di daerah panas atau bersahabat dengan iklim tropos. Selain itu, pilih tanaman buah yang mudah ditanam pada pot atau polybag agar lebih efisien dalam penempatannya. Berikut beberapa contoh tanaman dalam ruangan yang cocok dibudidayakan.
1. Buah Zaitun
Tanaman zaitun mempunyai nama latin Olea europaea merupakan tanamamn berdaun lebar subtropics dari keluarga Oleaceae yang menghasilkan buah untuk dikonsumsi. Tanaman ini tergolong kuno, hal ini karena telah dimanfaatkan buahnya sejak ribuan tahun lalu.
Terdapat beberapa tanaman zaitun yang tidak berbuah dan murni digunakan sebagai tanaman hias. Varietas zaitun yang cocok ditanam di dalam ruangan ada jenis arbequina dan picholine. Lakukan penyiraman saat lapisan atas media tanam terlihat kering, jangan menyiram saat musim gugul dan musim dingin. Sangat disarankan untuk menempatkan tanaman zaitun di dekat jendela yang cerah, tetap beri jarak tanam agar daunnya tidak rusak atau kusut.
2. Buah Delima Mini
Tanaman buah delima mempunyai nama latin punica granatum nana, kata “nana” menunjukkan tanaman delima yang berukuran kecil atau mini. Selain itu, buah delima yang dihasilkan juga tidak terlalu besar, biasanya hanya berukuran 5 cm saja.
Jika ingin menanam delima didalam ruangan, letakkan pada area yang kering dan kelembapana rendah. Pastikan suhu ruangan tersebut tidak terlalu dingin. Lakukan penyiraman secara teratur seperti penyiraman dan nutrisi yang cukup.
3. Buah Goji Berry
Goji berry merupakan buah asal tiongkok yang memiliki bentuk kecil dan berwarna jingga kemerahan. Buah ini menjadi salah satu jenis yang banyak dijadikan campuran saat mengonsumsi menu sehat. Berbagai kandungan nutrisi yang terdapat dalam buah ini menjadi alasan goji berry memiliki banyak peminatnya.
Tanaman buah goji berry tergolong mudah perawatannya. Apalagi tanaman ini terkenal dengan kesukaannya pada medua tanam yang kering. Kalian bisa menanam dihalaman rumah dan melakukan perawatan seperti biasanya.
4. Buah Jeruk Calamondin
Jeruk Calamondin merupakan salah satu jenis buah jeruk yang berkembang pesat di Bengkulu. Buah ini memiliki aroma yang harum, dan memiliki rasa yang asam ketika sudah masak, dan pahit ketika masih mentah.
Jeruk calamondin menjadi tanaman buah populer untuk ditanam dalam ruangan. Bunganya yang harum dan berwarna putih membuatnya cantik sebagai tanaman hias. Di sisi yang lain, buah jeruk yang tidak terlalu besar (seukuran jeruk nipis) dan bisa berbuah hampir di sepanjang tahun. Kelebihan ini bisa jadi karena jeruk calamondin berasal dari persilangan varietas jeruk unggul, yakni keprok dan kumquat.
5. Buah Barbados Cherry
Barbados cherry atau Mexican myrtle merupakan tanaman tropis dan subtropis yang banyak ditemukan pada sekitaran kepulauan Amerika,Tanaman ini termasuk buah cherry yang langka namun sering dijumpai buahnya untuk hiasan kue.
Tanaman barbados cherry merupakan tanaman semak pendek menahun yang tumbuh tinggi 70-180 cm dengan lebar tanaman sekitar 35-120 cm, namun juga dapat tumbuh hingga 6 meter. Tanaman lebih suka intensitas cahaya matahari sebagian dan toleran terhadap panas matahari yang tinggi.
Buah barbados cherry juga disebut Acerola memiliki buah yang mirip apel mini ini berasa masam namun sering dijumpai dalam bentuk olahan juice yang telah dicampur gula. Buah cherry barbados ini mengandung vitamin C tinggi sekitar 16.000-17.000 ppm, lebih tinggi dari kandungan vitamin C jeruk yaitu 500-4.000 ppm.
Mentimun atau Cucumis Sativus ini merupkan tanaman menjalar yang bisa hidup pada iklim tropis seperti Indonesia. Cara menanam mentimun cukup mudah dan bisa dilakukan oleh pemula sekalipun.
Tanaman mentimun suka dengan penyinaran matahari yang penuh karena termasuk jenis tanaman yang renta sehingga harus mendapatkan penyinaran dan perawatan yang baik. Media tanah harus terjaga kelembapannya dan penyiraman air secara rutin, karena 95 persen dari mentimun terdiri dari air.
Mentimun mulai berbunga pada 20 hari setelah tanam dan berbuah setelah 40 hari. Panen pertama budidaya mentimun biasanya dilakukan setelah 75 hari. Panen dilakukan secara bertahap setiap harinya. Letakkan buah timun dalam suhu yang sejuk untuk menghindari penguapan cairan dalam buah. Pemetikan dan penempatan buah timun yang benar dan baik bisa membuat tanaman lebih baik dan berkualitas.
2. Belimbing Manis
Belimbing manis atau Averhoa carambola L. banyak ditanam masyarakat sebagai tanaman di kebun, dipekarangan rumah dan di pot (tambulampot). uah belimbing tersebut memiliki rasa yang manis dan bisa dijadikan bahan makanan, sup, jus dan yang lainnya. Selain itu juga buah belimbing kaya akan manfaat bagi kebutuhan tubuh.
Tanaman belimbing manis bisa menghasilkan buah setelah ditanam selama 10-14 bulan. Proses pembentukan buah belimbing dari fase berbunga membutuhkan waktu 70-90 hari. Periode panen belimbing dilakukan 3-4 kali dalam setahun.
3. Belimbing Wuluh
Belimbing wuluh atau Averrhoa bilimbi dikenal juga pula sebagai belimbing sayur merupakan buah tropis yang sangat popular di Indonesia. Tanaman ini sering dijadikan sayur, seperti untuk masakan garang asem, pepes ikan, asem-asem, tumis ikan asin dan sebagainya.
Pada dasarnya cara menanam belimbing wuluh sama saja dengan tanaman. Cara menanamnya bisa dari biji (generatif) dan dari stek, cangkok, sambung pucuk (vegetatif). Tanaman belimbing wuluh bisa tumbuh hingga ketinggian 5 meter.
Setelah berbunga, pohon ini akan berbuah dalam waktu 50-60 hari atau 2 bulan saja. Buah belimbing wuluh tidak mengenal musim sehingga hampir sepanjang tahun pohon belimbing wuluh akan berbuah.
4. Buah Mangga
Mangga merupakan buah yang banyak disukai oleh masyarakat. Hal ini karena mempunyai rasanya yang manis dan sedikit asam. Mangga termasuk buah musiman yaitu buah yang tidak bisa dipanen setiap saat.
Tanaman mangga akan tumbuh baik pada ketinggian lahan 0 sampai 500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Daerah dataran rendah yang kering, diperlukan untuk pembentukan bunga dan buah. Sementara itu, Lahan yang terlalu banyak air bisa menyebabkan bunga dan buah gugur. Semenjak bunganya diserbuki, hanya perlu menunggu 3-5 bulan untuk memanen buah mangga. Dengan catatan, ini bergantung pada varietas dan kondisi cuaca.
Pir merupakan salah satu buah yang mudah dijumpai di Indonesia. Buah ini memiliki rasa yang enak dan segar.Harga jual buahnya yang cukup tinggi, bisa menjadi salah satu bisnis pertanian yang menguntungkan.
Tanaman pir akan tumbuh dengan ideal pada tempat yang cerah dan terlindungi. Selain itu, tanaman ini juga memerlukan tanah yang drainasenya baik. Oleh karena itu, sebaiknya perhatikan kondisi lingkungan sekitar sebelum mulai menanam buah ini.
Cuma butuh waktu sekitar 115-165 hari sejak bunga diserbuki buah pir siap untuk dipanen. Tanaman buah pir juga bisa hidup hingga usia 75 tahun atau lebih, sehingga buahnya bisa dinikmati dari generasi ke generasi.
Dapatkan update artikel pilhan dan sharing tanaman setiap hari dari Infarm.id. Mari bergabung di Grup Komunitas Telegram “Berkebun Bersama Infarm”, caranya klik link https://t.me/berkebunbersamainfarm, kemudian join. Anda harus install aplikasi telegram terlebih dahulu di ponsel.