13 Tanaman Pangan yang Bisa Dibudidayakan di Rumah, Salah satunya Lobak dan Kentang

Infarm
04 March 2026
.
13 Tanaman Pangan yang Bisa Dibudidayakan di Rumah, Salah satunya Lobak dan Kentang
4584
.

Tanaman Pangan - Berada dalam sebuah wilaya yang beriklim tropis seperti negara Indonesia, justru membawa keeruntungan yang banyak. Salah satunya yaitu struktur dan suhu tanah yang cocok untuk kegiatan perkebunan dan pertanian, maupun penanaman dirumah.

Inovasi dalam melakukan budidaya tanaman pangan sendiri dirumah, menjadi suatu hal positif dalam membangun kemandirian pangan. Hal ini sangat menarik, tentu harus mengetahui jenis tanaman pangan apa saja yang bisa dibudidayakan dari rumah.

Baca Juga: Budidaya Tanaman Sayuran: Prospek Bisnis, Jenis Sayuran, dan Manfaatnya

Pengertian Tanaman Pangan

Tanaman pangan adalah segala jenis tanaman yang menghasilkan banyak nutrisi penting seperti  karbohidrat dan protein. Tanaman pangan menjadi sumber kehidupan manusia, karena selalu dibutuhkan selam manusia hidup

Berdasarkan umurnya, tanaman pangan dikelompokkan menjadi dua yaitu tanaman semusim dan tanaman tahunan. Tanaman semusim adalah tanaman yang dipanen dalam satu musim tanam, yaitu antara 3-4 bulan. Contohnya seperti jagung, kedelai, dan singkong

Sedangkan tanaman tahunan adalah tanaman yang terus tumbuh setelah bereproduksi atau menyelesaikan siklus hidupnya dalam jangka waktu lebih dari dua tahun, misalnya sukun dan sagu.

Tanaman pangan juga dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu serealia, kacang-kacangan dan umbi-umbian. Kelompok serealia dan kacang-kacangan menghasilkan biji sebagai produk hasil budi daya, sedangkan umbi-umbian menghasilkan umbi batang atau umbi akar sebagai produk hasil budidaya.

Selain memenuhi berbagai asupan makanan ternyata tanaman pangan juga dapat menjadi sebuah peluang usaha yang mampu menghasilkan berbagai manfaat dan keuntungan dalam kehidupan manusia dengan cara budidaya.

Baca Juga: 5 Kesalahan Umum Saat Menyiram Tanaman Sayuran, Bikin Gagal Tumbuh

Jenis Tanaman Pangan yang Bisa Dibudidayakan  di Rumah

1. Selada

Selada merupakan sayuran yang sangat mudah tumbuh dan ditanam, baik penanaman konvensional dengan tanah maupun secara hidroponik. Selada ini tergolong tanaman yang cepat untuk masa panennya, hanya butuh 1 bulan sejak penanaman.

Sayuran selada memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang segar. Biasanya selada sealau dihidangkan bersama makanan berupa lalapan. Namun, beberapa orang juga mencgolah selada dalam masakan mie.

2. Sawi Hijau

Menanam jenis sawi-sawian menjadi pilihan yang tepat untuk kebun dirumah, salah satunya yaitu sawi hijau. Teknik perawatan sawi hijau tergolong sangat mudah, sayuran ini tidak mebuthkan sinar matahari yang banyak untuk pertumbuhannya.

Sayuran sawi hijau sangat cocok bila ditanam pada tempat dengan intensitas cahay sekitar 3-4 jam sehari. Kemudian kelembapan juga penting, ditambah suplai nutrisi agar sawi hijau dapat tumbuh dengan cepat.

3. Sukun

Buah sukun juga menjadi alternatif bahan pangan yang sangat mudah ditemukan. Tanaman sukun dapat ditanam pada area rumahan. Pastikan kalian menyiapkan bibit yang sehat, lalu tancapkan disekitar halaman rumah.

Saat penanaman sukun harus menggunakan media tanaman yang subur, serta campurkan kompos untuk mempercepat pertumbuhannya. Rawat tananan sukun dengan menyiram setiap hari dan beri pupuk POC Sayuran Daun Infarm agar dapat tumbuh optimal.

Baca Juga: Buah Sukun, Alternatif Pangan Lokal

4. Jagung

Pada dasarnya jagung dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah yang berbeda-beda. Jagung ternyaat juga bisa kita tanamn dihalaman rumah. Pastikan penanamannya dilakuakn saat awal musim kemarau.

Walaupun Tanaman jagung biasa tumbuh pada daerah yang panas. Pastikan tetap menyiram dan memberikan pupuk  secara rutin agar jagung dapat tumbuh dengan subur dan tidak mengering. Tanaman jagung bisa dipanen setelah berumur 3 – 4 bulan sejak penanaman. 

5. Singkong

Singkong termasuk tanaman pangan yang memiliki banyak kandungan vitamin dan serat. Pengolahan singkong juga sangat mudah dilakukan, dan bisa dijadikan berbagai jenis makanan untuk kebutuhan dirumah.

Dalam penanamn singkong, sangat dibutuhkan stek dari tanaman induknya. Potong-potong saja bagian batang singkong sempai berukuran kecil. Lalu tanam kembali pada area media tanam atau tanah. Panen singkong dapat dilakukan setelah berumur 6-10 bulan sejak penanaman.

6. Kentang

Kentang menjadi salah satu tanaman pangan yang mempunyai manfaat banyak bagi kesehatan tubuh. Saat mengkonsumsi kentang, ini sama halnya dengan menurunkan risiko terserang penyakit berbahaya seperti penyakit jantung.

Jika ingin menanam dirumah caranya sangatlah mudah. Siapkan media tanam yang subur, lalu tanam bibit kentang dengan kedalaman 10 cm. Lakukan penyiraman secara rutin dna pupuk agar kentang dapat tumbuh optimal.

Baca Juga: Cara Menanam Kentang di Dataran Rendah, Agar Tumbuh Subur

7. Kacang Tanah

Menanam kacang tanah menjadi pilihan yang baik untuk ditanam di rumah. Siapkan saja bibit kacang tanah, lalu masukkan bibit kedalam polybag yang sudah terisi media tanam. Letakkan pada area yang teduh, namun tetap mendapatkan sinar matahari. Kacang tanah dapat dipanen setelah berumur 3-4 bulan atau bisa juga lebih panjang saat umur 5-6 bulan.

8. Bawang Merah dan Bawang Putih

Pada setiap masakan, hampir keseluruhannya membutuhkan bawang merah dan bawang putih untuk menambah cita rasa. Sudah bukan jadi rahasia lagi, jika kebutuhan bawang merah dan bawang putih terus mengalami peningkatan.

Hal inilah yang menyebabkan budidaya bawang merah dan bawang putih menjadi sangat menguntungkan. Apalagi tanaman ini tergolong cepat masa panennya. Namun, pastikan menanamnya pada musim dan waktu penanaman yang tepat agar tidak mengalami banyak kerugian.  

9. Talas

Talas merupakan salah satu tanaman umbi yang mengandung banyak mineral dan vitamin sehigga sehat untuk dikonsumsi. Talas juga dapat menjadi tanamana pangan yang baik untuk dibudidayakan dari rumah.

Caranya sangat mudah, siapkan bibit talas dengan kuncup, lallu tanamkan di halaman rumah dengan bagian kuncup ditas permukaan tanah. Secara umum, tanaman pangan memiliki banyak kandungan karbohidrat dan protein sebagai sumber energy agar semangat dalam menalani aktivitas sehari-hari.

10. Ubi Jalar

Apabila ingin mempunyai tanamamn pangan yang dapat dipanen dengan cepat, disarankan untuk menanam ubi jalar. Tanaman ini dapat tumbuh dalam waktu dalam 3 bulan sejak masa tanamnya.

Proses penanaman ubi jalar sangat lah mudah, hampir sama dengan menanam kentang. Hanya dengan menyiapkan media tanam dan bibit yang sehat, kemudia sira secara teratur. Jangan lupa untuk memberikan pupuk POC Sayuran Infarm setiap seminggu sekali.

11. Umbi Garut

Umbi Garut, Ararut atau Irut (Maranta arundinacea) adalah spesies tanaman perdu yang menghasilkan umbi yang dapat dimakan. Garut tidak pernah menjadi sumber makanan pokok, tetapi sering ditanam di pekarangan pedesaan untuk simpanan makanan saat paceklik.

Umbi Garut memiliki nutris yang melimpah dan sangat bermnafaat bagi kesehatan tubuh, karena mempunya indeks glikemik yang rendah, lebih rendah dari beras, gandum, kentang dan singkong. Indeks glikemik adalah ukuran yang menunjukkan peningkatan gula darah seseorang setelah mengkonsumsi makanan tersebut. Semakin tinggi indeks glikemik, semakin buruk bagi penderita diabetes mengkonsumsinya.

12. Sorghum

Jika dibandingkan dengan beras atau nasi, sorghum diklaim lebih unggul dari segi kandungan gizi, protein, kalsium, vitamin B1, zat besi, fosfor yang lebih tinggi dari kandungan beras. Sorghum juga sangat baik dikonsumsi bagi penyandang disabilitas, karena mengandung gula yang rendah.

Bagi yang sedang menjalani diet, mengkonsumsi sorghum menjadi pilihan yang tepat untuk konsumsi sehari-hari. Hal ini karena sorghum mempunyai kandungan serat yang lebih tinggi, sehingga dapat lebih kenyang.

13. Lobak

Sayuran lobak sangat mudah tumbuh meski ditanam pada wadah yang kecil. Hal ini karena lobak memiliki sister perkaaran yang dangkal. Untuk masa panennya, lobak bisa panen cepat dalam waktu 24-60 hari tergantung varietas.

Cara menanamnya sendiri hanya dimulai dengan Penggemburan tanah agar lebih subur. Agar umbi tidak pecah serta memiliki rasa yang pahit pastikan tanah memiliki kandungan bahan organik yang cukup. Setelah tanaman memiliki umur 20 hari, umbi lobak kemudian terlihat muncul sebagian di permukaan tanah, dan siap dipanen.

Budidaya tanaman berfungsi mencukupi kebutuhan pangan serta gizi keluarga. Budidaya tanaman pangan sendiri sangat penting dilakukan, tidak hanya dalam mencukupi kebutuhan pangan dalam keluarga, namun juga sebagai pendapatan rumah tangga.

Dapatkan update artikel pilhan dan sharing tanaman setiap hari dari Infarm.id. Mari bergabung di Grup Komunitas Telegram “Berkebun Bersama Infarm”, caranya  klik link https://t.me/berkebunbersamainfarm, kemudian join. Anda harus install aplikasi telegram terlebih dahulu di ponsel.

Artikel Trending